During the 7th century Tang Dynasty of China (618 – 907 CE), there arose a great Buddhist master named Xuanzang (602 – 664 CE), who became a famed monk, explorer, scholar, writer, and translator. He is particularly famous for his journey to India, which took nearly two decades to complete, from 627 – 645...
Posted in Asia, Buddhas, Dharma & Practice, China, China 中国, Great Lamas & Masters, Travel | 13 Comments »
According to His Eminence Tsem Rinpoche, the Dharma Protector Dorje Shugden arose to protect Lama Tsongkhapa’s sacred lineage of teachings. However, Dorje Shugden is more than just an ordinary Dharma Protector. He is an emanation of Manjushri, the Buddha of Wisdom. As an enlightened being he has great compassion for all beings. He has...
Posted in Dorje Shugden, Inspiration & Worthy Words | 1 Comment »
Thailand is known for their terrifying horror movies and you know what people say...where there is smoke, there is fire so when Jean Ai went to Bangkok to work on a project, she was more than a little fearful of what she might encounter...
Posted in Tsem Paranormal TV | 1 Comment »
There are many people from around the world who would have liked to meet Rinpoche and experience what it was like to be in his company especially up close and personal. Due to my good fortune of having proximity to Rinpoche...
Posted in Behind The Scenes, Great Lamas & Masters, Kechara - 13 Depts, Me, Students & Friends, Videos | 3 Comments »
(Oleh Tsem Rinpoche) Tahun 1983, ketika saya berusia 18 tahun, saya mendapatkan kehormatan untuk melayani Yang Suci Kyabje Zong Dorje Chang selama lebih dari 6 bulan di wihara Thubten Dhargye Ling, Los Angeles. Yang Mulia Geshe Tsultrim Gyeltsen adalah pembimbing spiritual di wihara ini pada saat itu, dan beliau mengundang Yang Suci Kyabje Zong...
Posted in Bahasa Indonesia, Buddhas, Dharma & Practice | No Comments »
Ladrang seorang Lama merujuk pada kediaman pribadi sang lama. Karena sifat dan tanggung jawab seorang lama, ladrang memainkan peran yang lebih besar dari sekedar kediaman pribadi. Ladrang juga juga berfungsi sebagai kantor pribadi sang lama, dan merupakan tempat dimana beliau bertemu tamu, mengajar, melakukan berbagai ritual dan puja. Jadi esensi sebuah ladrang adalah sebuah...
Posted in Bahasa Indonesia, Behind The Scenes, Buddhas, Dharma & Practice, Great Lamas & Masters | No Comments »
Apakah Anda memperhatikan bahwa beberapa orang hanya mengambil dan tidak banyak memberi dan jika mereka memberi, pasti ada agenda tertentu? Sulit untuk menyeimbangkan rasa belas kasihan ketika berhadapan dengan mereka. Bukannya Anda menginginkan sesuatu sebagai balasannya, tetapi tidak enak rasanya selalu dimanfaatkan. Beberapa orang tidak melakukan apa pun untuk Anda sebagai balasannya, tetapi mengeluh,...
Posted in Bahasa Indonesia, Buddhas, Dharma & Practice | No Comments »
(Oleh Tsem Rinpoche) Kepada Pastor Moh Mei, Jean Ai, Shin, Yek Yee, Sebagai manusia yang ingin hidup dalam spiritualitas (calon biksu/biksuni, pastor yang mewakili dharma, umat awam yang telah mengambil sumpah perlindungan untuk mencapai pencerahan) sangat penting bagi kita untuk membedakan diri kita dari umat awam pada umumnya. Kita telah mendengar dharma, mengetahui kebenaran...
Posted in Bahasa Indonesia, Buddhas, Dharma & Practice | No Comments »
Dalam hidup, saya sangat beruntung dapat duduk di kaki guru-guru agung dan menerima ajaran dari mereka. Dari 16 guru, saya menghabiskan waktu paling banyak, baik secara pribadi maupun formal, bersama Guru kedua saya, Yang Mulia Geshe Tsultrim Gyeltsen. Dan bila dipikir, saya bertemu dengan Geshe-la karena kebetulan … sekarang ketika mengenangnya, semua seperti mimpi....
Posted in Bahasa Indonesia, Great Lamas & Masters, Me | No Comments »
Ketika masih kecil di Howell, New Jersey, ada tiga wihara yang terletak dekat tempat tinggal saya. Yang pertama adalah Kuil Nitsan yang terletak di sudut jalan tempat rumah keluarga saya berada. Saya sering naik sepeda untuk menghabiskan waktu di aula doa utama mereka. Wihara kedua yang sedikit lebih jauh bernama Tashi Lhunpo atau Olna...
Posted in Bahasa Indonesia, Buddhas, Dharma & Practice, Dorje Shugden | No Comments »
Kechara sangat beruntung memiliki Yang Mulia Tsem Rinpoche ke-25 sebagai Penasihat Spiritual serta Dorje Shugden sebagai Pelindung Dharma. Memahami betapa beruntungnya kita telah terhubung dengan seorang guru agung dan berkualitas dalam kehidupan ini, kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga hubungan baik dan samaya dengan Guru kita. Saran di bawah ini diberikan kepada anggota...
Posted in Bahasa Indonesia, Buddhas, Dharma & Practice, Dorje Shugden | No Comments »
Ketika kita enggan menjalankan tugas atau proyek yang seharusnya dilakukan, bagaimana mengharapkan proyek tersebut berbuah atau memberikan hasil yang diinginkan. Mendapatkan hasil dengan sedikit bekerja hanyalah harapan palsu. Kita semua memahami bahwa hasil sesuai dengan tindakan. Hasil itu terlahir dari aksi. Maksud saya, ini adalah logika umum. Jadi bila kita tidak menciptakan sebab, bagaimana...
Posted in Bahasa Indonesia, Inspiration & Worthy Words | No Comments »
Sebagai asisten pribadi Rinpoche, saya melihat Dharma nyata dalam tindakan, baik di dalam maupun di luar penampilan resmi. Saya menganggap diri saya sangat beruntung, tetapi pada saat yang sama, juga merupakan tantangan besar untuk menerapkan Dharma dalam hidup saya 24/7. Selama bertahun-tahun, saya telah menyaksikan banyak kejadian dan bagaimana Rinpoche membantu banyak orang baik...
Posted in Bahasa Indonesia, Behind The Scenes | No Comments »
Since Rinpoche began speaking about the Dorje Shugden practice in public, there have been detractors and critics who have directed insults, vulgarities and violent remarks towards Rinpoche. Encouragingly however, there have also been many positive comments and messages of support for Rinpoche. We, as Rinpoche’s students, have collected them here, to give encouragement and...
Posted in Behind The Scenes, Dorje Shugden | 38 Comments »
(Oleh Tsem Rinpoche) Kepada sahabat-sahabat di seluruh dunia, Saya ingin berbagi ajaran tentang penguatan delusi kita. Ini akan membantu Anda memahami bagaimana kita memperdaya diri sendiri untuk terperangkap dalam samsara (penderitaan kita sendiri) dan bagaimana alasan-alasan kita sebenarnya adalah untuk menutupi maksud kita sebenarnya untuk semakin menikmati keinginan kita. Ajaran ini juga mengungkapkan bagaimana...
Posted in Bahasa Indonesia, Buddhas, Dharma & Practice | No Comments »
Atisha Dipamkara Shrijñana (982-1054 M) dianggap sebagai salah satu tokoh Buddhis klasik dan salah satu guru Buddhis India terbesar sepanjang masa, namun karyanya dalam menghidupkan kembali ajaran Buddha yang murni di Tibet yang benar-benar membedakannya. Melalui upayanya yang luar biasa dalam menyebarkan silsilah Buddhis di Tanah Bersalju, aliran Buddhis Tibet yaitu Kadam akhirnya dikokohkan...
Posted in Bahasa Indonesia, Buddhas, Dharma & Practice, Great Lamas & Masters | No Comments »
Dear friends, Throughout my years of teaching Dharma, I have met many students and thousands of people coming with many expectations… not only in Malaysia, in many countries and also online. We hear this student or person is not happy with this and left or said this or that often. But rarely do teachers speak...
Posted in Dorje Shugden, Students & Friends | 147 Comments »
Kepada sahabat-sahabat yang baik, Semua hasil berasal dari karma. Semua karma berasal dari tindakan kita. Semua tindakan berasal dari pikiran kita. Ciptaan pikiran kita muncul dari proyeksi dan ketidaktahuan yang tertanam dalam. Kabar baiknya adalah semua karma dapat dimurnikan, oleh karena itu kita dapat memurnikan tindakan dan pikiran kita juga. Ketika kita membiarkan karma...
Posted in Bahasa Indonesia, Prayers and Sadhanas | No Comments »
(By Tsem Rinpoche) In 1983, when I was 18 years old, I had the great honor and pleasure to serve His Holiness Kyabje Zong Dorje Chang for over 6 months in Thubten Dhargye Ling Buddhist Center, Los Angeles. Venerable Geshe Tsultrim Gyeltsen was the spiritual guide in the centre at that time and he...
Posted in Buddhas, Dharma & Practice, Dorje Shugden, Letters, Cards & Gifts | 61 Comments »
(Oleh Tsem Rinpoche dan Pastor Niral) Dalam ajaran Buddhisme Tibet, ada banyak puja, atau doa kepada makhluk yang tercerahkan. Puja-puja ini dikenal dapat meringankan berbagai masalah, rintangan, atau menciptakan kondisi yang kondusif bagi kehidupan dan pekerjaan kita. Sebagai contoh, ketika bepergian, seseorang dapat melakukan pembacaan “Chok Chu Munsel” atau mungkin puja kepada Pelindung Dharma,...
Posted in Bahasa Indonesia, Buddhas, Dharma & Practice, Dorje Shugden, Guest Contributors, Inspiration & Worthy Words | No Comments »